PEKANBARU — Badan Keahlian Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII) Wilayah Riau resmi terbentuk sebagai wadah bersama bagi para ahli, akademisi, insinyur, dan profesional yang memiliki kompetensi maupun keterkaitan dengan bidang Teknik Mesin di Provinsi Riau.
Pembentukan BKM-PII Wilayah Riau tersebut disepakati dalam pertemuan para Dekan Fakultas Teknik sejumlah perguruan tinggi di Riau yang berlangsung di Fakultas Teknik Universitas Islam Riau (UIR), Senin (24/8/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Dr. Ir. Indra Hasan, ST., MT., IPU, ASEAN Eng, Dekan Fakultas Teknik UIR Dr. Ir. Kurnia Hastuti, S.T., M.T., IPP, serta Dekan Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Dr. Ir. Purwo Subekti, ST., MT., IPM.
Dalam kesepakatan tersebut, Dr. Ir. Indra Hasan, ST., MT., IPU, ASEAN Eng dipercaya sebagai Ketua BKM-PII Wilayah Riau.
Perkuat Kolaborasi Ahli Teknik Mesin
Indra Hasan mengatakan, terbentuknya BKM-PII Wilayah Riau menjadi langkah strategis untuk memperkuat kebersamaan dan komunikasi para ahli bidang Teknik Mesin di Riau.
“BKM-PII ini kita harapkan menjadi wadah bersama untuk menghimpun para ahli yang memiliki kompetensi dan relevansi dengan bidang Teknik Mesin. Dengan adanya wadah ini, kita bisa membangun kolaborasi yang lebih kuat dan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan para profesional semakin penting seiring perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.
UIR Dorong Jejaring Keilmuan
Dekan Fakultas Teknik UIR Dr. Ir. Kurnia Hastuti menyambut baik terbentuknya BKM-PII Wilayah Riau.
Ia menilai badan keahlian tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat jejaring antarpakar dan perguruan tinggi di Riau.
“Harapan kita, BKM-PII tidak hanya menjadi sebuah struktur organisasi, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun jejaring keilmuan dan profesional. Dengan begitu, berbagai potensi yang ada dapat dikolaborasikan untuk menghasilkan inovasi dan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Ia berharap BKM-PII dapat mendorong kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan teknologi.
UPP: Wadah Bersama Insan Teknik Mesin
Dekan Fakultas Teknik UPP Dr. Ir. Purwo Subekti mengatakan, pembentukan BKM-PII Wilayah Riau menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarinsan Teknik Mesin di Riau.
“Kita berharap BKM-PII Wilayah Riau dapat menjadi rumah bersama bagi para ahli dan insan Teknik Mesin. Kita bisa saling berbagi pengetahuan, pengalaman dan membangun kolaborasi yang memberikan kontribusi nyata,” ungkapnya.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
UNRI Dukung BKM-PII Wilayah Riau
Dukungan terhadap pembentukan BKM-PII Wilayah Riau juga disampaikan Fakultas Teknik Universitas Riau (UNRI).
Ketua Jurusan Teknik Mesin UNRI Dr. Ir. Dodi Sofyan Arief, S.T., M.T., IPU, menyampaikan dukungan terhadap pembentukan struktur kepengurusan BKM-PII Wilayah Riau.
Menurutnya, BKM-PII diharapkan mampu menjadi wadah yang mengakomodasi para ahli serta Program Studi Teknik Mesin dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau.
“Pembentukan BKM-PII Wilayah Riau diharapkan dapat menjadi wadah bersama bagi Program Studi Teknik Mesin dan para ahli yang relevan di perguruan tinggi se-Riau. Dengan demikian, komunikasi, kolaborasi dan pertukaran keilmuan dapat semakin kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah membutuhkan sinergi antara perguruan tinggi, dunia industri, pemerintah, organisasi profesi dan para ahli.
Dengan terbentuknya BKM-PII Wilayah Riau, diharapkan semakin banyak ahli dan profesional dapat dihimpun dalam satu wadah untuk mendorong pengembangan teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penelitian, inovasi, pengabdian kepada masyarakat serta kemajuan dunia industri di Provinsi Riau.***(SPA)












