PNS Inspektorat OKI Tewas Ditusuk Istri

KAYUAGUNG, DetakPatriaNews.com — Persoalan rumah tangga berujung tragis. Anton (32), seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka tusukan di sekitar Kantor Inspektorat OKI, Senin (21/9/2026).

Dalam peristiwa tersebut, istri korban berinisial DLA diduga terlibat dan saat ini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami kronologi lengkap serta motif di balik kejadian tersebut.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, Anton dan istrinya telah berpisah selama sekitar satu bulan. Keduanya juga disebut masih menjalani proses perceraian.

Pihak keluarga korban menyebutkan bahwa rumah tangga Anton sebelumnya mengalami keretakan.

Baca Juga: Diputus Cinta Oleh Kekasihnya Pria 17 Tahun Bunuh Diri

Aziz, pihak keluarga sekaligus kuasa hukum korban, mengatakan berdasarkan keterangan keluarga, Anton disebut beberapa kali mengalami kekerasan fisik dari istrinya.

Menurut Aziz, kondisi tersebut membuat Anton memilih menempuh proses perceraian.

“Korban sudah tidak tahan karena sering mendapat perlakuan kekerasan. Akhirnya mengajukan proses perceraian,” kata Aziz berdasarkan keterangan keluarga korban.

Pihak keluarga menduga persoalan rumah tangga dan proses perceraian berkaitan dengan peristiwa yang menewaskan Anton. Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum.

Rekan Kerja Datang ke Lokasi

Andika, salah seorang pegawai Inspektorat OKI, mengaku mendapat informasi mengenai kejadian tersebut dan langsung mendatangi lokasi.

Setibanya di lokasi, ia melihat Anton sudah tergeletak dalam kondisi bersimbah darah.

“Saya baru mengetahui kabarnya dan melihat Anton, namun ia sudah tergeletak bersimbah darah,” ujar Andika.

Baca juga: Diputus Cinta, Pria Di Ujungbatu Nekat Panjat Tower Tinggi 50 Meter

Korban disebut mengalami sejumlah luka tusukan hingga akhirnya meninggal dunia.

Informasi kepolisian yang dikutip media lokal menyebutkan, peristiwa bermula ketika DLA mendatangi Kantor Inspektorat OKI. Pertemuan tersebut diduga berkaitan dengan permintaan biaya pengobatan anak dan kemudian berkembang menjadi perselisihan. Polisi menyebut terduga pelaku membawa pisau yang kemudian digunakan untuk menyerang korban.

Polisi Masih Dalami Kasus

Kasat Reskrim Polres OKI AKP M. Raka Dwi Darma mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

“Kasus masih didalami,” ujar Raka.

Polisi kini mengumpulkan keterangan para saksi, mengurai kronologi kejadian serta mendalami motif di balik kematian Anton.

Terduga pelaku berinisial DLA telah diamankan. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dan pakaian yang dikenakan korban. Proses penyidikan masih berlangsung untuk memastikan konstruksi perkara secara utuh.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena korban merupakan ASN yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI.

Polisi masih melakukan proses hukum dan pembuktian untuk mengungkap secara terang rangkaian peristiwa serta pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.***(SPA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *