JAKARTA — Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96/POLRI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri. Suyudi dilantik bersama Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat yang dipercaya sebagai Wakapolri.
Sebelum menjadi Kapolri, Suyudi Ario Seto merupakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Ia dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse serta pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.
Profil Suyudi Ario Seto
Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang, Banten, 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Dalam perjalanan pendidikannya, Suyudi mengikuti pendidikan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.
Suyudi juga memperoleh gelar Doktor Honoris Causa bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanagara pada 2026.
Perjalanan Karier Suyudi Ario Seto
Karier Suyudi banyak berhubungan dengan bidang reserse. Ia pernah menjalankan sejumlah penugasan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan satuan reserse.
Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Wakapolda Metro Jaya, hingga Kapolda Banten.
Suyudi menjabat Kapolda Banten pada 26 Juni 2024 hingga 5 Agustus 2025. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Kepala BNN RI mulai 25 Agustus 2025.
Dari Kepala BNN hingga Kapolri
Pengalaman Suyudi di bidang pemberantasan narkotika menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya sebelum dipercaya memimpin Polri.
Pada 1 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suyudi sebagai Kapolri. Dengan pelantikan tersebut, Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai pimpinan tertinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Usai dilantik, Kapolri Suyudi menyampaikan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal dan evaluasi terhadap program kepemimpinan sebelumnya. Program yang dinilai masih baik akan dilanjutkan, sedangkan bagian yang membutuhkan perbaikan akan dibenahi.
Suyudi juga menegaskan komitmennya terhadap peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.
Dengan pengalaman dari bidang reserse, kepemimpinan di tingkat Polres dan Polda, hingga menjadi Kepala BNN, Suyudi kini mengemban tanggung jawab sebagai Kapolri dan memimpin institusi Polri di tingkat nasional.***(SPA)
DetakPatriaNews.com — Akurat, Cerdas, Profesional & Berintegritas.














Response (1)