ROKAN HULU, DetakPatriaNews.Com – Warga di wilayah Jalan menuju Posko Perbatasan Kebun Tambusai Timur PT Torus Ganda, tepatnya di DK 1 F Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, digegerkan oleh dugaan aksi penyerangan dan perampokan brutal yang terjadi pada Senin (2/2/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun DetakPatriaNews dari warga dan video yang beredar di media sosial, puluhan orang diduga preman bayaran yang disebut warga sebagai kelompok “05” melakukan penyerangan secara tiba-tiba ke rumah-rumah warga.
Akibat peristiwa tersebut, empat rumah warga mengalami kerusakan parah, sejumlah telepon genggam Android dijarah, puluhan ayam potong milik warga dibawa kabur, serta beberapa sepeda motor dirusak. Selain itu, beberapa warga dilaporkan mengalami luka akibat senjata tajam.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, kejadian berlangsung sangat cepat dan mencekam.
“Suasana gelap, tiba-tiba dua mobil berhenti di depan rumah warga. Puluhan orang turun membawa senjata tajam dan benda tumpul, langsung menyerang rumah warga secara brutal. Kami tidak tahu apa permasalahannya,” ujar warga tersebut.
Menurut keterangan warga lainnya, aksi penyerangan dan pengeroyokan tersebut berlangsung sekitar 30 menit, sebelum para pelaku kembali menaiki dua mobil jenis Cold Diesel berwarna kuning dan melarikan diri ke arah simpang Sibarat menuju kebun kelapa sawit PT Torus Ganda.
Suasana malam itu disebut sangat mencekam. Terdengar teriakan histeris anak-anak, sementara warga lainnya berusaha menyelamatkan diri dari amukan para pelaku.
Daftar Korban dan Kerugian
Adapun warga yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut antara lain:
Yohanes Laia, mengalami luka bacok senjata tajam.
Meriati Waruwu, rumah dirusak, kehilangan 4 unit HP Android, ternak 49 ekor ayam potong dijarah, serta 2 unit sepeda motor CBR dan 1 unit Revo rusak, termasuk 1 helm.
Faasekhi Bu’ulolo, rumah dirusak.
Istri: Yustina Nduru, menjadi korban pemukulan.
Rapi Saputra Bu’ulolo, mengalami luka bacok senjata tajam.
Kendaraan rusak: 1 unit CBR dan 2 unit Supra X 125.
Pendi Zai, rumah dirusak, kaca pecah dan pintu dibacok.
Tindakan Kepolisian
Setelah menerima laporan dari warga, jajaran Polsek Tambusai Utara yang dipimpin langsung oleh Kapolsek setempat segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan olah TKP. Para korban luka kemudian dilarikan ke Puskesmas setempat untuk menjalani visum.
Kapolres Rokan Hulu melalui Paur Humas AKP Yohanes Sitindaon saat dikonfirmasi menyampaikan pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari Polsek Tambusai Utara.
“Saya tanyakan dulu ke Polsek Tambusai Utara yang sudah ke TKP,” ujarnya singkat.
Kecaman dari HIMNI
Sementara itu, Efendy Waruwu, Ketua Dewan Pimpinan Ranting Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI), mengecam keras aksi kekerasan tersebut.
Ia meminta aparat penegak hukum segera menangkap para pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang, karena tindakan tersebut dinilai sangat meresahkan dan membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kami mengecam keras pengeroyokan, pencurian disertai perusakan empat rumah warga. Aparat penegak hukum harus bertindak tegas dan cepat,” tegas Efendy.
Hingga berita ini diterbitkan, motif penyerangan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.***(Surya)












