Penggerebekan Karaoke di Berastagi, Polisi Temukan 11 Pil Ekstasi dan Amankan Dua Orang

Satresnarkoba Polres Tanah Karo menggerebek tempat karaoke di Berastagi dan menemukan pil ekstasi bertuliskan RedBull serta uang tunai ratusan ribu rupiah.

KARO, Detakpatrianews.com – Aktivitas hiburan malam di salah satu tempat karaoke di kawasan Berastagi mendadak berubah ketika personel Satresnarkoba Polres Tanah Karo melakukan penggerebekan dan menemukan sejumlah pil diduga narkotika jenis ekstasi. Dua orang yang berada di lokasi langsung diamankan petugas pada Selasa (10/3/2026) dini hari.

Penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 00.10 WIB di Jalan Jamin Ginting, Desa Rumah Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, tepatnya di dalam tempat karaoke Babo.

Kapolres Tanah Karo, Pebriandi Haloho, melalui Kasat Resnarkoba JH. Pardede menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari kegiatan penyelidikan yang dilakukan personel Satresnarkoba di wilayah tersebut.

“Petugas melakukan penindakan terhadap dua orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi di salah satu tempat karaoke di Berastagi. Keduanya langsung diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar JH. Pardede, Sabtu (14/3/2026) pagi di Mapolres.

Kedua terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial JHP (25), seorang wiraswasta warga Desa Rumah Berastagi, serta DBT (19), perempuan yang juga berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di wilayah yang sama.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 11 butir pil yang diduga narkotika jenis ekstasi dengan dua warna berbeda bertuliskan RedBull.

Rinciannya, enam butir pil ekstasi berwarna biru dengan berat netto 2,66 gram serta lima butir pil ekstasi berwarna kuning dengan berat netto 2,21 gram.

Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp700.000 serta dua unit telepon genggam masing-masing merek Poco berwarna kuning dan Infinix berwarna silver.

“Kedua terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Saat ini petugas masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang terlibat,” jelas JH. Pardede.***(SPA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *