Polda Riau Kunjungi Pondok Rehabilitasi QHI di Ujung Batu

ROKAN HULU — Personil Polda Riau melakukan kunjungan ke Pondok Rehabilitasi Quranic Healing Indonesia (QHI) di Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (8/10/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung program pelatihan dan rehabilitasi yang diberikan kepada masyarakat yang sedang menjalani Pemulihan dari ketergantungan narkoba.

Rombongan dipimpin AKP Sudarto Sihombing, S.Sos., didampingi Ipda Erizal, SH, serta Aipda RF Gultom, Aipda Febri Chandra, Brigadir Amri Mulia, dan Brigadir M. Dwitra Rizki A.

Kedatangan rombongan disambut langsung Pimpinan Pondok Rehabilitasi QHI, DR. HC. Andi Sidomulyo.

Dalam kunjungan tersebut, personel Polda Riau melihat berbagai kegiatan pelatihan dan metode rehabilitasi yang diterapkan kepada para binaan. Rombongan juga berkomunikasi langsung dengan sejumlah binaan yang tengah menjalani proses pemulihan, beberapa di antaranya berasal dari Kota Pekanbaru.

Pondok Rehabilitasi QHI selama ini fokus memberikan pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin pulih dari ketergantungan narkoba. Para binaan yang mengikuti program rehabilitasi tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

AKP Sudarto Sihombing mengatakan, kunjungan dilakukan untuk mempelajari secara langsung proses pelatihan yang diterapkan QHI.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana program rehabilitasi di sini dalam membina para pecandu narkoba. Selama kurang lebih 10 tahun, sudah banyak binaan yang mengikuti program di sini,” ujar Sudarto.

Menurutnya, penanganan persoalan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui upaya penindakan dan pemberantasan. Rehabilitasi dan pemulihan juga menjadi bagian penting dalam memberikan kesempatan kepada korban narkotika untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

“Pemberantasan tetap penting, tetapi rehabilitasi juga menjadi bagian dari solusi. Mereka yang sudah terjerumus perlu mendapatkan kesempatan untuk pulih dan kembali ke tengah masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, DR. HC. Andi Sidomulyo mengapresiasi kunjungan personel Polda Riau tersebut.

Ia berharap kunjungan itu dapat memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga rehabilitasi dalam menangani masalah konservasi narkoba.

Menurut Andi Sidomulyo, proses rehabilitasi tidak hanya bertujuan menghentikan ketergantungan, tetapi juga membangun kembali mental, spiritual, kedisiplinan, serta kesiapan para binaan agar mampu menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan program.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi personel Polda Riau untuk melihat secara langsung proses pemulihan para binaan serta mendengarkan pengalaman mereka selama menjalani program rehabilitasi.

Di tengah ancaman ancaman narkoba yang masih menjadi perhatian, sinergi antara pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan reintegrasi sosial yang dinilai penting dalam upaya melindungi generasi muda dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat.***(SPA)

Editor: Surya Patrianto

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *