Daerah  

Mayat Pria yang Ditemukan Hanyut di Sungai Rokan Ujungbatu Berhasil Diidentifikasi

Korban diketahui bernama Iswandi (41), keluarga menolak autopsi setelah hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

ROKAN HULU – Warga Dusun Sukadamai II, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang hanyut di Sungai Rokan pada Selasa (13/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat pertama ditemukan, korban belum diketahui identitasnya. Ciri-ciri korban mengenakan baju hitam, celana pendek hitam, memiliki tato di lengan kiri, serta diperkirakan berusia sekitar 41 tahun.

Petugas piket Polsek Ujungbatu Bripka Harry Guntara bersama warga segera mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Ujungbatu untuk dilakukan pemeriksaan awal.

Selanjutnya, Tim Inafis Polres Rokan Hulu melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap jasad korban. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan maupun luka akibat benda tajam pada tubuh korban.

Kapolsek Ujungbatu, Kompol Buyung Kardinal, SH., M.H., membenarkan bahwa identitas korban akhirnya berhasil diketahui setelah pihak keluarga datang ke Puskesmas Ujungbatu.

“Korban diketahui bernama Iswandi, usia 41 tahun. Saat ditemukan, korban tidak membawa kartu identitas. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun luka akibat benda tajam,” ujar Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, pihak kepolisian telah menawarkan proses autopsi guna memastikan penyebab kematian. Namun, keluarga korban menolak dan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas serta menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi.

Sementara itu, salah seorang keluarga korban bernama Ikhsan menjelaskan bahwa Iswandi terakhir kali meninggalkan rumah pada Sabtu malam, 10 Juli 2026.

Menurutnya, almarhum baru sekitar satu bulan tinggal di Dusun Durian Sebatang, Desa Sukadamai, dan bekerja sebagai pembabat rumput di Pondok Pesantren Abdurahman Rab.

“Selama korban tidak pulang, keluarga sebenarnya sudah berencana membuat laporan ke pihak kepolisian,” ungkap Ikhsan.

Dengan telah teridentifikasinya korban dan hasil pemeriksaan yang tidak menemukan indikasi kekerasan, proses penanganan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk pemakaman sesuai ketentuan yang berlaku.***(SPA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *