Polsek Kabun Cek Tanaman Jagung BUMDes Aliantan Dukung Ketahanan Pangan 2026

Kapolsek Kabun bersama perangkat desa dan pengurus BUMDes melakukan pengecekan tanaman jagung tumpang sari seluas 1 hektare di Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Rokan Hulu.

Kabun – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan tahun 2026 yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Kabun melaksanakan pengecekan tanaman jagung kuartal I tahun 2026 di lahan BUMDes Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, S.H bersama Bripka ZH. Tiber, Sekdes Aliantan Heriadi, serta pengurus BUMDes Aliantan.

Pengecekan dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1 hektare yang dikelola oleh Herno dengan jenis tanaman jagung pipil sistem tumpang sari. Lokasi lahan berada di RT 08 RW 03 Desa Aliantan, Kecamatan Kabun.

Dalam kegiatan itu, Kapolsek Kabun bersama tim melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung yang saat ini berusia sekitar 20 hari dengan tinggi tanaman mencapai 50 hingga 60 sentimeter.

Namun demikian, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung saat ini mengalami kendala berupa serangan hama ulat dan faktor tingkat kesuburan tanah yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, S.H menyampaikan kepada pengelola lahan, Sekdes dan pengurus BUMDes agar melakukan pengolahan lahan secara maksimal serta berkoordinasi dengan PPL Pertanian untuk mengatasi kendala hama dan kesuburan tanah demi memperoleh hasil panen yang optimal.

“Kami berharap seluruh pihak dapat berperan aktif mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga mendorong Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” ujarnya.

Selain itu, Polsek Kabun juga mendorong keterlibatan berbagai pihak seperti PPL Pertanian, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Provinsi Riau, pendamping desa, serta pengurus BUMDes dalam membantu pengendalian hambatan pertumbuhan tanaman jagung.

Program penanaman jagung ini diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung nasional, menjaga stabilitas harga pangan berkelanjutan, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan nasional.***(SPA)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *