DetakPatriaNews | Teluk Sono – Sejumlah warga Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam mengungkapkan berbagai temuan yang diduga merupakan bentuk penyalahgunaan anggaran desa tahun 2020 Hingga 2025. Temuan tersebut mencakup anggaran lembaga desa hingga proyek infrastruktur yang dinilai tidak transparan dan tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satu warga Desa Teluk Sono yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa terdapat beberapa kejanggalan dalam pengelolaan anggaran desa. Ia menilai sejumlah program yang dianggarkan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Ini baru sebagian saja, silakan dicek bagi masyarakat yang tahu. Sungguh luar biasa pemimpin desa kita ini,” ujarnya kepada DetakPatriaNews, Selasa (10/2/2026).
Warga tersebut membeberkan beberapa temuan, di antaranya LMPD (Lembaga Musyawarah Pemerintahan Desa) yang disebutkan tidak aktif bahkan tidak ada pengurusnya, namun tetap tercatat memiliki anggaran.
Selain itu, anggaran Karang Taruna juga dipertanyakan. Pasalnya, pemuda-pemudi desa mengaku tidak pernah merasakan adanya kegiatan maupun manfaat dari anggaran yang telah dialokasikan.
Tak hanya itu, dana PKK tahun 2024 yang disebut mencapai Rp40 juta dinilai fantastis, namun kegiatan PKK di lapangan dinilai tidak jelas dan tidak terlihat realisasinya.
Warga juga menyoroti pembangunan MCK Masjid Dusun 3 Sekilang yang hingga kini belum terealisasi. Bahkan, disebutkan bahwa Kaur Perencanaan lama, Fahmi Putra, telah mengundurkan diri dari jabatannya.
Temuan lainnya adalah anggaran siram sirtu jalan solam tahun 2024 sebesar Rp41 juta, yang dinilai tidak masuk akal karena pelaksanaan di lapangan hanya dilakukan oleh beberapa mobil pengangkut material.
Terakhir, warga mempertanyakan pembelian lapangan voli di Dusun 1, Simpang SMPN 2 Bonai Darussalam, yang dianggarkan sebesar Rp150 juta pada tahun 2024. Menurut warga, kondisi fisik dan luas tanah lapangan tersebut dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Teluk Sono belum memberikan klarifikasi resmi terkait temuan-temuan tersebut. DetakPatriaNews akan terus berupaya mengonfirmasi pihak terkait guna mendapatkan keterangan yang berimbang.***(Surya)












