Pemilihan Presiden Mahasiswa UPP Ricuh, Ketua Timses 01 Bastian Sitompul Jadi Korban Penganiayaan Brutal

DetakPatriaNews.Com, Rokan Hulu, 26 Juni 2025 — Pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) di Universitas Pasir Pengaraian (UPP) berubah menjadi insiden berdarah. Bastian Pratama Sitompul, Ketua Tim Sukses pasangan calon nomor urut 01 Raihan-Rudi, menjadi korban penganiayaan brutal yang diduga dilakukan oleh oknum dari pihak lawan.

Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada Rabu malam, 25 Juni 2025, pukul 20.51 WIB, saat Bastian sedang menyampaikan pernyataan terbuka kepada publik terkait sikap kooperatif timnya atas penundaan penghitungan suara di TPS 6 Fakultas Ilmu Komputer. Saat tengah memberikan penjelasan, lampu mendadak padam dan situasi berubah mencekam, disusul dengan aksi pemukulan yang dilakukan secara brutal.

Akibat penganiayaan tersebut, Bastian mengalami luka parah di bagian belakang kepala dan harus segera dilarikan ke fasilitas medis. Video rekaman kejadian telah diserahkan kepada pihak berwajib sebagai bukti kuat atas tindakan kriminal tersebut.

“Kami tidak akan tinggal diam! Tangkap dan adili para pelaku yang telah menyusup dan membuat kekacauan dalam proses demokrasi kampus ini,” tegas Bastian, yang juga merupakan Ketua Tim Koalisi UPP BERSAUDARA.

Laporan Resmi Diajukan ke Polres Rokan Hulu

Bastian Sitompul resmi melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polres Rokan Hulu, yang kini tengah mendalami insiden tersebut. Berdasarkan laporan dan bukti video, pelaku disinyalir merupakan bagian dari oknum pemuda bayaran yang direkrut untuk mengacaukan proses Pemira UPP.

Dalam laporan tersebut, tim hukum Bastian menuntut agar pelaku dijerat dengan Pasal 355 KUHP tentang Penganiayaan Berat yang Direncanakan, serta UU Nomor 1 Tahun 2023 yang mengatur sanksi pidana terhadap kekerasan fisik berat.

Kapolres Rokan Hulu Fokus Berantas Premanisme

Ketegangan ini terjadi di tengah upaya serius Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si, dalam memberantas praktik premanisme dan kekerasan di lingkungan masyarakat maupun institusi pendidikan. Tim Raga Polres Rohul telah mengamankan sejumlah pelaku kekerasan dalam operasi sebelumnya, dan kini fokus menindak pelaku kekerasan dalam Pemira UPP.

Situasi ini menuai sorotan luas dari masyarakat kampus dan publik Rokan Hulu. Banyak pihak menyerukan agar pihak keamanan segera bertindak tegas, agar tidak terjadi eskalasi konflik di lingkungan kampus.***(Surya)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *