TAPSEL, SUMATERA UTARA, DetakPatriaNews.Com — Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian korban tanah longsor yang menimpa Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Peristiwa tersebut terjadi pada 26 November 2025 pukul 21.00 WIB.
Menurut Kepala Desa Batu Godang, Mahmudin Sihombing, jumlah korban mencapai 22 orang, terdiri dari 14 laki-laki dan 8 perempuan. Longsor menimbun 10 rumah dari 13 kepala keluarga (KK) di kampung Duren.
Hingga kini, 7 korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD), yaitu:
Ondos (41), laki-laki
Irwan (29), laki-laki
Ayu (23), perempuan
Jambul (35), laki-laki
Husein (70), laki-laki
Tasya (15), perempuan
Riska, perempuan
Sementara 15 korban lainnya masih dalam pencarian, yakni:
Parmin, Runta, Edi, Semini, Amanda, Amel, Yuda, Waso, Rizal, Basuki, Samina, Canra, Dani, Reno, dan Zana.
Upaya SAR Gabungan
Operasi pencarian korban dibantu menggunakan alat berat beko dari PT Hapesong. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menurunkan 12 personel tambahan untuk memperkuat tim SAR yang bekerja di lapangan.
Selain Basarnas Pekanbaru, unsur SAR lain yang dilibatkan antara lain:
Brimob Polda Sumut
Babhinkamtibmas Angkola Sangkunur
Babinsa Kecamatan Sangkunur
Satpol PP Angkola Sangkunur
Aparat Desa Batu Godang
Masyarakat setempat
Baca juga Berita dibawah ini;
Situasi di Lokasi
Mahmudin Sihombing menambahkan, kondisi lapangan cukup sulit karena material tanah longsor masih menutup lokasi rumah warga. Tim SAR bekerja keras demi menemukan korban yang tertimbun. Pencarian dilakukan secara hati-hati untuk menghindari risiko tambahan bagi korban dan petugas.
Masyarakat Desa Batu Godang terus mendukung tim SAR, menyediakan informasi dan bantuan logistik, sementara keluarga korban menunggu kabar dengan penuh harap.
DetakPatriaNews – Mengabarkan Fakta, Menggerakkan Publik












