UJUNGBATU, DetakPatriaNews.Com – Aksi balap liar kembali marak di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Lingkar Ujungbatu. Aktivitas yang dilakukan pada malam hingga dini hari ini menimbulkan keresahan masyarakat. Warga mengeluhkan suara bising knalpot motor yang memecah ketenangan malam, sementara ancaman kecelakaan selalu membayangi pengguna jalan.
Kondisi ini semakin memprihatinkan karena balap liar sebelumnya pernah mengakibatkan kecelakaan fatal. Insiden tragis itu merenggut nyawa tiga anak pelaku balap liar dan satu pengguna jalan yang menjadi korban tertabrak.
Keresahan Warga
Seorang warga setempat menyampaikan bahwa aksi balap liar tak hanya mengganggu ketenangan, tetapi juga sangat berbahaya. “Kami resah karena aksi ini bisa membahayakan nyawa siapa pun yang melintas, bukan hanya mereka yang balapan. Kecelakaan sebelumnya sudah cukup menjadi pelajaran,” ujarnya.
Meski patroli dari pihak kepolisian sering dilakukan, balap liar tetap berlangsung. Beberapa pelaku bahkan memanfaatkan celah untuk menghindari razia. Warga berharap ada tindakan tegas dan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ini.
Tragedi yang Tidak Diingat Pelaku
Tragedi kecelakaan akibat balap liar beberapa bulan lalu masih membekas di ingatan masyarakat Ujungbatu. Dalam peristiwa tersebut, tiga pelaku tewas seketika akibat tabrakan, sementara seorang pengguna jalan yang tidak bersalah juga menjadi korban.
“Sudah ada korban jiwa, tetapi kenapa mereka tidak jera? Kalau dibiarkan, ini bisa terjadi lagi,” keluh seorang tokoh masyarakat.
Kapolres Rokan Hulu AKBP. Budi Setiyono SIK MH menyatakan akan terus mengintensifkan patroli di lokasi rawan balap liar dan berkoordinasi dengan pihak Upika Kecamatan Ujung Batu serta Tokoh-tokoh yang ada di Ujung Batu baik tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, dll, untuk secara bersama mengingatkan dan melarang para pelaku balap liar di jalan lingkar Ujung Batu.
Selain itu Kapolres akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku.
Edukasi kepada anak muda tentang bahaya balap liar dinilai sangat penting untuk mencegah hal serupa terjadi di masa depan.
“Kami mengimbau orang tua untuk ikut berperan aktif mengawasi anak-anak mereka. Balap liar bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merenggut masa depan mereka,” ujar AKBP Budi Setiyono SIK MH.
Harapan Warga
Warga berharap pihak berwenang melakukan tindakan yang lebih efektif untuk memberantas balap liar, seperti pemasangan kamera pengawas, penertiban jalan, hingga pelibatan tokoh masyarakat dalam sosialisasi bahaya balap liar.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai nyawa melayang hanya karena hobi yang salah tempat,” tutup seorang warga.***(Surya)
#StopBalapLiar
#KeselamatanJalan
#UjungbatuAman
#JanganJadiKorban
#SayangiNyawa












