Ujung Batu, DetakPatriaNews.Com — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi meluncurkan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Yayasan Putra Putri Marsahaja, Rokan Hulu. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi masyarakat, terutama santri, pelajar, ibu hamil, dan balita.
Peresmian Dapur SPPG di Rokan Hulu
Peresmian ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dalam acara peresmian serentak 13 Dapur SPPG di berbagai lokasi NU di seluruh Indonesia. Acara tersebut dipusatkan di Pesantren Mu’allimin Mu’allimat Babakan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat. Program ini didedikasikan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mempercepat penanganan stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Target Penerima Manfaat Dapur SPPG
Dapur SPPG yang berada di Yayasan Putra Putri Marsahaja ditargetkan untuk memberikan makanan bergizi kepada 3.223 penerima manfaat setiap harinya. Makanan yang disediakan akan memenuhi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) guna memastikan generasi muda tumbuh sehat, kuat, dan berdaya saing.
Gus Yahya dalam sambutannya menyampaikan, “Peluncuran dapur SPPG ini bukan hanya program makan gratis, tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk memastikan bahwa generasi muda kita mendapatkan gizi yang baik untuk mendukung masa depan mereka.”
Dukungan dari Yayasan Putra Putri Marsahaja
H. M. Zainal Arifin, PIC Dapur SPPG Yayasan Putra Putri Marsahaja, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas diresmikannya dapur SPPG yang mewakili Provinsi Riau dan Sumatra. Dapur ini siap mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta kontribusi dalam mencetak generasi berkualitas.
Dapur SPPG sebagai Model Nasional
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini bertujuan untuk menghadirkan 1.000 dapur SPPG di lingkungan pesantren NU pada 2025-2026. Dapur yang ada di Yayasan Putra Putri Marsahaja menjadi salah satu dari 13 dapur percontohan yang akan menjadi model nasional dalam pengembangan dapur komunitas berbasis pesantren.
Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah yang diluncurkan pada 6 Januari 2025, sebagai upaya untuk mempercepat penanganan stunting serta pemenuhan gizi bagi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara gratis di lembaga pendidikan, pesantren, dan komunitas yang rentan.
Yayasan Putra Putri Marsahaja adalah lembaga pendidikan dan sosial yang terletak di Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, yang dikenal aktif dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren. Program ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Yayasan dalam mendukung program nasional untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas.***(Surya)












