Daerah  

Operasi SAR Hari Ketiga, ABK KM Makmur Jaya 89 Diduga Jatuh ke Laut di Perairan Bengkalis Masih Dalam Pencarian

Korban bernama Rapat (38), warga Batam, dilaporkan hilang setelah tidak ditemukan di kapal saat berada di perairan Bengkalis, Riau.

DetakPatriaNews | Bengkalis – Operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang diduga terjatuh dari KM Makmur Jaya 89 di Perairan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, hingga kini masih terus dilakukan.

Informasi awal diterima oleh Tim SAR pada Senin, 5 Januari 2026, pukul 13.50 WIB. Peristiwa tersebut diketahui terjadi sehari sebelumnya, yakni pada Minggu, 4 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, di perairan Bengkalis dengan koordinat Last Known Position (LKP) 1°30’46”N 102°41’46”E.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kronologi kejadian bermula saat korban bersama sejumlah ABK lainnya terbangun dari tidur. Korban kemudian meminta tepung kepada salah seorang ABK untuk memasak. Namun, ketika ABK tersebut kembali ke lokasi, korban sudah tidak berada di tempat.

Pencarian awal dilakukan oleh kru kapal dengan menyisir seluruh bagian KM Makmur Jaya 89, namun korban tidak ditemukan. Korban kemudian diduga kuat terjatuh ke laut dan kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

Korban diketahui bernama Rapat (38), berjenis kelamin laki-laki, beralamat di Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Hingga saat ini, korban masih berstatus Dalam Pencarian (DP).

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Meranti bersama unsur terkait telah melakukan operasi pencarian sejak 5 Januari 2026. Memasuki hari ketiga (H3), upaya pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sekitar titik LKP serta area perairan yang berpotensi menjadi lokasi hanyutnya korban.

Namun demikian, hingga laporan ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR akan terus dilanjutkan sesuai dengan rencana operasi dan evaluasi di lapangan.
Selain itu, Tim SAR juga mengimbau kepada masyarakat dan nelayan sekitar Perairan Bengkalis agar tetap waspada.

Nelayan yang melintas atau turut membantu pencarian diminta untuk selalu menggunakan alat keselamatan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.***(Surya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *