Rokan Hulu, DetakPatriaNews.Com – Kepala Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu, Tarmidi, dinilai kurang tegas dalam bersikap terhadap dua perangkat desa yang diduga berbulan-bulan tidak masuk kerja namun tetap menerima gaji. Kedua perangkat tersebut diketahui menjabat sebagai Kasi Kesra dan Kasi Pelayanan, yang tak lain merupakan anak kandung dan keponakan Kepala Desa.
Perlakuan Berbeda Terhadap Perangkat Lain
Ironisnya, menurut keterangan warga, ketika perangkat desa lainnya tidak masuk kerja, Kepala Desa justru langsung melayangkan surat peringatan pertama (SP1).
“Padahal mereka tidak masuk kerja itu lantaran sebagai bentuk protes atas tidak tegas Kepala Desa Teluk Sono kepada aparat desa yang merupakan anak kandung dan keponakannya, tapi langsung diberi SP1,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga Terpaksa Datangi Rumah Perangkat Desa
Seorang warga lainnya juga mengeluhkan pelayanan desa yang tidak berjalan maksimal akibat perangkat mangkir.
“Saya mau mengurus surat ke Kasi Pelayanan, terpaksa datang ke rumahnya. Tapi istrinya bilang suaminya belum bangun, padahal saya datang sudah siang,” ungkap warga tersebut dengan nada kecewa.
Tuntutan Transparansi dan Ketegasan
Masyarakat berharap Kepala Desa Teluk Sono dapat berlaku adil dan tegas terhadap semua perangkat desa tanpa pandang bulu. Selain itu, warga juga meminta adanya transparansi dalam penggunaan anggaran desa, termasuk soal gaji perangkat yang tidak aktif bekerja.***(Surya)












