Daerah  

Dosen PORKES UPP Apresiasi Respons Cepat Pemprov Riau Antisipasi Dampak Bencana Sumut–Sumbar

Dosen UPP dorong mahasiswa tingkatkan peran sosial dan lingkungan melalui penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

PASIR PANGARAIAN, DetakPatriaNews.Com — Dosen Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (PORKES) Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Muhammad Prawibowo, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat Pemerintah Provinsi Riau dalam mengantisipasi potensi dampak bencana yang tengah melanda wilayah Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Apresiasi tersebut ia sampaikan sebagai bentuk dukungan sekaligus dorongan untuk kembali menghidupkan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek Pengabdian kepada Masyarakat. Menurutnya, mitigasi bencana merupakan tanggung jawab bersama yang harus didukung seluruh elemen bangsa, termasuk mahasiswa.

Prawibowo menilai bahwa tindakan cepat Pemprov Riau merupakan bukti nyata kesiapsiagaan pemerintah dalam melindungi masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa upaya mitigasi tidak dapat bergantung sepenuhnya pada pemerintah.

“Kami mengapresiasi langkah sigap Pemprov Riau. Ini menunjukkan komitmen serius dalam mitigasi bencana. Namun, respons ini tidak boleh hanya berhenti di tingkat pemerintah. Mahasiswa harus menjadi bagian aktif dari solusi,” ujar Prawibowo yang juga Pembina Mahasiswa Prodi PORKES UPP.

Ia mendorong mahasiswa PORKES UPP untuk mengambil peran lebih nyata melalui dua fokus utama: kepedulian terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, Pendidikan Olahraga dan Kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kebugaran fisik, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan lingkungan dan kesehatan sosial.

Upaya menjaga lingkungan merupakan langkah penting dalam mengurangi risiko bencana. Sementara itu, empati dan solidaritas menjadi kunci dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Prawibowo mengajak mahasiswa untuk merancang dan melaksanakan berbagai program konkrit, seperti:

kampanye kebersihan lingkungan kampus,

edukasi gaya hidup sehat pasca-bencana,

penggalangan bantuan logistik bagi korban bencana,

serta kegiatan sosial berbasis komunitas.

“Inilah saatnya bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa mereka bukan hanya belajar teori di kelas, tetapi mampu mengaplikasikan ilmu dan energi positifnya untuk masyarakat luas. Mari kita jadikan momen ini sebagai cerminan nyata peran mahasiswa dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan,” tutupnya penuh harap.

Dengan dorongan ini, diharapkan mahasiswa semakin aktif berkontribusi dalam penanggulangan bencana dan penguatan solidaritas sosial, sejalan dengan misi besar Tri Dharma Perguruan Tinggi.***(Surya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *