Ketua TP PKK Rohul Laksanakan Imunisasi Zero Dose Serentak Digelar di Rokan Hulu, 1579 Anak Jadi Target Utama

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menargetkan penurunan angka anak yang belum pernah mendapat imunisasi DPT-Hib melalui pelaksanaan Imunisasi Zero Dose di 15 kecamatan.

Rokan Hulu, DetakPatriaNews.com – Pelaksanaan Imunisasi Zero Dose (IZD) tingkat Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2025 resmi dimulai serentak di 15 kecamatan, Rabu (16/07/2025). Kegiatan ini dipusatkan di Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah.

Imunisasi Zero Dose menargetkan anak usia 12 hingga 59 bulan yang belum pernah mendapatkan imunisasi Difteri, Pertusis, Tetanus (DPT-Hib 1) atau belum melengkapi imunisasi dasar lainnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hulu drg. Septien Asmarwiati, M.Kes, didampingi Camat Rambah Sulfan Alwi, SP, Ketua PKK Kecamatan Rambah Yanti Dewi, S.Pd, serta Kepala Desa Rambah Tengah Utara Zakir, turut hadir dalam pelaksanaan ini bersama kader Posyandu dan PKK desa se-Kecamatan Rambah.

Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 1.579 anak di Rokan Hulu yang belum menerima imunisasi dasar lengkap.

“Kita menargetkan seluruh anak yang belum diimunisasi agar segera mendapatkan imunisasi. Ini penting demi menjaga kekebalan tubuh anak-anak dari penyakit menular,” jelas dr. Yeni.

Ia juga menegaskan pentingnya kesadaran orang tua terhadap imunisasi anak. “Tanpa imunisasi, risiko anak tertular penyakit berbahaya akan sangat besar. Namun, dengan imunisasi, risiko tersebut bisa menurun hingga 15 persen,” tambahnya.

Menyikapi masih adanya kekhawatiran di masyarakat terkait efek samping imunisasi, dr. Yeni mengimbau para orang tua untuk tidak ragu dan berkonsultasi langsung ke tenaga kesehatan.

“Jangan takut dengan risiko atau efek samping. Konsultasikan ke dokter atau bidan di puskesmas. Mari bawa anak-anak kita ke Posyandu terdekat untuk diimunisasi,” pungkasnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya nasional penurunan angka Zero Dose guna memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, terlindungi dari penyakit menular berbahaya seperti difteri, tetanus, dan pertusis.***(ADV/DiskominfoRohul)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *