KUANTAN SINGINGI, Detakpatrianews.Com – Dalam rangka mendukung Program Green Policing, Polres Kuantan Singingi menggelar kegiatan Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan Public Speaking bagi personel pada Senin pagi (29/9/2025), bertempat di Aula Sanika Satyawada, Polres Kuansing.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Kuansing Kompol H. Yuhelmi, narasumber public speaking Linda Nur Lestari, Kanit Intelkam Polsek Kuantan Tengah AKP Feri Wardy, Paur Sikorwas Polsus Dit Binmas Polda Riau Ipda Bambang Irawan, serta personel dari berbagai jajaran Polsek dan para Bhabinkamtibmas.
Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas komunikasi personel Polri saat berinteraksi dengan masyarakat.
“Public speaking bukan hanya soal berbicara, tapi juga seni menyampaikan pesan secara efektif dan membangun kepercayaan. Ini sangat penting dalam tugas penyuluhan maupun sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Kompol Yuhelmi mewakili Kapolres.
Kemampuan berbicara di depan publik ini dinilai penting untuk menunjang keberhasilan program Green Policing, yang menjadi salah satu fokus utama Polri di wilayah Riau. Melalui komunikasi yang persuasif dan informatif, personel Polri diharapkan mampu mengajak masyarakat untuk peduli terhadap isu lingkungan dan menjaga kamtibmas.
“Green Policing adalah pendekatan yang mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan ke dalam tugas kepolisian. Lewat komunikasi yang baik, pesan ini bisa sampai dan menggerakkan masyarakat,” tambahnya.
Pelatihan berlangsung interaktif dan diisi dengan praktik langsung oleh narasumber. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen mendukung Green Policing.
Kapolres berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di lapangan, khususnya oleh para Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kita ingin setiap anggota bisa menyampaikan pesan penting seperti keamanan dan lingkungan dengan cara yang persuasif. Ini kunci keberhasilan dalam membangun kesadaran publik,” pungkas Kompol Yuhelmi.***(Surya)












