Pekanbaru — DetakPatriaNews.com | Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad seorang remaja laki-laki bernama Aldrid Vincent (17) yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, tepatnya di wilayah Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.
Korban ditemukan pada Selasa pagi, 3 Juni 2025, sekitar pukul 09.53 WIB, dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar 6,8 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP), dengan koordinat 0°33’15″N 101°27’32″E.
Operasi SAR Hari ke-3: Pencarian Maksimal Gunakan AquaEye dan KN 413
Upaya pencarian dilakukan sejak pagi hari oleh Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan. Mulai pukul 07.00 WIB, tim melakukan penyisiran menggunakan KN 413 dan perahu karet, menyusuri arah hulu dan hilir Sungai Siak sejauh kurang lebih 4 nautical mile (±7,4 km) dari titik korban dilaporkan tenggelam.
Pencarian juga dimaksimalkan dengan penggunaan teknologi pendeteksi bawah air AquaEye, yang membantu mempercepat proses identifikasi lokasi korban.
Korban Dievakuasi ke RSUD Pekanbaru
Setelah korban berhasil ditemukan, jasad Aldrid Vincent, remaja asal Jl. Kemuning, Gang Kemuning 2, Pekanbaru, segera dievakuasi ke RSUD Kota Pekanbaru untuk proses lebih lanjut oleh pihak keluarga dan instansi terkait.
Operasi SAR Resmi Ditutup
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 11.00 WIB hari yang sama. Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian kembali ke instansi masing-masing.
“Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar perwakilan Basarnas Pekanbaru.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan bahaya aktivitas di perairan, khususnya di kawasan Sungai Siak yang memiliki arus deras dan dalam.***(Surya)












