Daerah  

Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Bongkar Sampah Sembarangan di Sekitaran TPA, Panen Sawit Terganggu

Ujungbatu, DetakPatriaNews.com – Sejumlah warga pemilik kebun kelapa sawit di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kembali mengeluhkan kondisi akses jalan yang semakin memburuk akibat tumpukan sampah yang dibuang sembarangan. Selain jalan yang rusak parah, sampah yang tidak dikelola dengan baik juga semakin menyulitkan para petani dalam mengangkut hasil panen mereka.

Y. Nasution, salah satu pemilik kebun sawit di dekat TPA, mengatakan bahwa kondisi ini sudah berlangsung lama dan berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari solusi. Namun, hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak terkait.

“Keluhan kami ini bukan baru, sudah lama sekali. Kami nggak bisa lewat karena sampah dibuang sembarangan, akhirnya kami harus keluar biaya tambahan untuk melangsir hasil panen. Kami sudah jumpai pihak terkait, tapi hanya janji-janji saja, pelaksanaan tidak ada. Sekarang ini hasil panen menurun, harga turun, sementara biaya operasional kami bertambah,” ujar Nasution.

Menurutnya, keberadaan TPA seharusnya tidak menjadi masalah bagi petani jika pengelolaannya dilakukan dengan baik. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa sampah tidak dibuang ke dalam area TPA, melainkan ditumpahkan di jalan menuju kebun sawit warga.

“Sebenarnya ada tempat pembuangan sampah di dalam, tapi karena pengelolaannya tidak betul, sampah malah dibuang sembarangan. Kami sebagai petani sawit sangat keberatan dengan kondisi ini,” tambahnya.

Perbaikan Jalan Terkendala, Warga Minta Solusi

Lebih lanjut, Nasution menyampaikan bahwa para petani sudah berupaya memperbaiki jalan secara swadaya. Namun, jalan tetap tidak bisa dimanfaatkan karena terus digunakan sebagai tempat pembuangan sampah.

“Kami sudah berusaha memperbaiki jalan. Sudah tujuh mobil sertu kami beli untuk memperbaiki akses ini, tapi sekarang jalannya tidak bisa digunakan lagi karena sampah terus menumpuk di situ. Kami sebenarnya ingin memperbaiki jalan kembali, tapi jangan lagi ada yang membuang sampah di sini. Kami sudah menderita seperti ini selama bertahun-tahun,” tegasnya.

Senada dengan Nasution, Rian Suwandi, warga sekitar yang juga memiliki kebun sawit di dekat TPA, berharap agar sampah benar-benar dibuang ke dalam area TPA, bukan dibiarkan berserakan di jalan.

“Kami warga sekitar dan pemilik kebun sawit berharap agar sampah masuk ke area TPA, bukan ditumpahkan di jalan depan TPA. Selain itu, akses jalan menuju TPA harus diperbaiki agar tidak menghambat mobil pengangkut sampah untuk masuk ke dalam area pembuangan. Ini harapan kami,” ungkap Rian.

Jefri Sinaga, warga lainnya, juga mengeluhkan kondisi jalan yang menjadi tempat tumpukan sampah. Ia mengatakan bahwa masalah ini sudah berulang kali disampaikan kepada pihak terkait, namun tidak ada tanggapan.

“Jalannya jadi tempat tumpukan sampah, sudah berulang kali dikasih tahu tapi tidak ada respons. Panen jadi terkendala. Kalau bisa, disorot aja, Pak, supaya jalan di TPA itu bisa diperbaiki. Besar harapan kami agar masalah ini jangan dianggap sepele,” ujar Jefri.

Sugiman alias Kiput turut menyampaikan harapannya agar masalah ini segera diatasi demi kepentingan bersama.

“Harapan kami, jalan bisa diperbaiki, sampah tidak dibuang sembarangan, dan tidak ada yang saling dirugikan,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini, agar aktivitas perkebunan dan transportasi di sekitar TPA dapat kembali berjalan dengan lancar tanpa terganggu oleh sampah yang dibuang sembarangan.

(Redaksi DetakPatriaNews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *